Rss

Selasa, 24 Juli 2012

Tubuh Nyeri Saat Puasa?


Seseorang yang merasakan rasa nyeri yang hebat biasanya akan lebih mudah sedih dan marah. Tetapi sebenarnya perasaan sedih dan marah tersebut hanya akan menyebabkan rasa nyeri bertambah dan akan semakin membuat anda menderita. Sebaiknya perhatikan kesehatan anda di masa puasa ini.

Para peneliti dari Universitas Utrecht, Belanda telah memperkirakan bahwa emosi negatif akan meningkatkan rasa sakit pada wanita yang menderita fibromyalgia, yaitu kondisi yang menyebabkan rasa nyeri yang konstan. Karena rasa sakit tersebut bersifat konstan, peneliti dapat langsung menguji pengaruh kesedihan dan kemarahan terhadap rasa nyeri tersebut.

Peneliti melakukan pengamatan terhadap 62 wanita yang menderita fibromyalgia dan 59 wanita yang tidak menderita penyakit tersebut. Para wanita yang tidak menderita fibromyalgia diberi induksi ringan untuk menghasilkan rasa nyeri.

Peserta penelitian diminta untuk mengingat situasi netral dari masa lalunya, situasi yang menyebabkan kemarahan dan juga orang yang menyebabkan kesedihan. Kemudian peneliti mengukur dampak dari kenangan tersebut terhadap nyeri yang diderita.

Wanita dengan fibromyalgia melaporkan tingkat nyeri menigkat dari sebelum dan sesudah mengingat hal-hal yang membawanya pada tingkat emosional. Sedangkan pada wanita yang mendapatkan induksi listrik juga merasa demikian, ssengatan listrik terasa lebih menyakitkan sesudah mengingat kenangan yang membuatnya marah atau sedih.

Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kesedihan dan kemarahan akan membuat rasa sakit lebih menyakitkan bagi semua orang. Jika masalah kesehatan anda pun sudah terganggu, anda harus mengkonsumsi multi vitamin untuk memulihkannya kembali.  Penelitian ini di terbitkan dalam jurnal Arthritis care & Research, seperti dilansir dari thedoctorwillseeyounow.

Jadi jangan marah-marah ya saat puasa, apa lagi bersedih. Semoga bermanfaat. Terima kasih.. :D

Baca juga artikel lainnya di :


0 komentar:

Poskan Komentar