Rss

Kamis, 20 Maret 2014

3 Ketakutan Yang Membuat Pria Menunda Penikahan


Bagi para kaum pria, menikah merupakan salah satu hal yang tidak mudah baik dalam memutuskan maupun menjalaninya. Selain harus bertindak sebagai kepala rumah tangga, pria juga dituntut harus bisa membahagiakan pasangannya.

Dalam membahagiakan yang dalam hal ini seorang "isteri", banyak permasalahan yang harus di tanggung oleh seorang pria, mulai dari permasalahan ekonomi, kesiapan fisik daalam melakoni setiap perkerjaan, hingga dihadapkan pada perannya sebagai seorang Ayah.


Di dalam menjelang moment pernikahan sendiri, tidak sedikit pria yang ingin benar-benar memiliki kesiapan baik dalam faktor fisik maupun mentalnya. Hal ini mungkinlah disadari oleh para pria tersebut karena merekalah yang harus bertanggung jawab di dalam menjalani sebuah rumah tangga.

Berikut ini beberapa ketakutan yang sering menghinggapi seorang pria yang membuatnya mengambil sikap tegas untuk menunda pernikahan.

1. Takut Salah Pilih Pasangan

Pada dasarnya, pria menginginkan sorang pendamping yang terbaik, baik dalam fisik maupun kepribadiannya. Dalam pemilihan pasangan ini biasanya para pria mengalami sebuah ketakuan yang tinggi seperti apakah si calon isteri tersebut sudah memenuhi kriteria seperti yang diinginkan atau belum? hingga ketakutan apakah dia adalah orang yang sudah tepat?

Dengan semakin bergejolaknya ketakutan dan pertanyaan ini, tidak sedikit para pria yang akhirnya memutuskan untuk menunda dan membatalkan pernikahannya.

Jika Anda mungkin suatu saat berada di posisi ini, langkah terbaik yang harus Anda lakukan adalah membuka hati dan mulailah bersikap positif bahwa Anda tidak akan pernah siap jika tidak mencobanya.

2. Finansial

Permasalahan finansial merupakan salah satu hal sensitif yang sangat penting bagi seorang pria. Para pria biasanya selalu berpendapat bahwa dirinya harus menghidupi keluarganya dan harus bisa juga membiayai gaya hidup yang dia jalani.

Sebelum  menikah, biasanya pria selalu dihadapkan dengan permasalahan ekonomi seperti biaya dalam menghidupi pasangannya, biaya persalinannya nanti, hingga biaya untuk masa depan anaknya kelak. Dengan segudang permasalahn tersebut, tidak sedikit pria yang memutuskan untuk menunda bahkan sampai membatalkan pernikahannya.

Solusi dari ketakutan tersebut terdapat pada visi dan misi Anda dalam menjalani sebuah komitmen. Sedini mungkin, biasakanlah untuk menyisihkan, berinvestasi, dan menabung yang dapat digunakan untuk keperluan di masa yang akan datang.

3. Hilangnya Kebebasan

Sebelum menikah biasanya pria mempunyai beberapa hobi dan kebiasaan seperti Hang Out bersama teman, bermain game, atau hobi dibidang otomotif seperti mengkoleksi beberapa unit kendaraan.

Para pria biasanya selalu mempunyai ketakutan bahwa setelah menikah hidupnya tidak akan sebebas dulu dan waktunya pun akan tersita untuk mengurusi rumah tangganya. Agar pernikahan yang sudah anda rencanakan tidak berakhir pastikanlah bahwa anda sudah memiliki komitmen tersendiri bersama pasangan Anda yang tidak akan mengganggu ruang gerak Anda.

Selain itu, Anda sendiri juga harus memiliki pemikiran yang dewasa bahawa tanggung jawab sebagai seorang kepala keluarga lebih penting daripada sekedar menghabiskan waktu dengan hal-hal yang tidak terlalu penting.

0 komentar:

Poskan Komentar